Keuangan Tersendat? Ini 5 Cara Menghemat Versi Aku!
Cara menghemat uang sangat penting untuk diketahui setiap orang. Pasalnya, dengan berhemat Anda dapat mencapai kondisi finansial yang sehat.
Kebutuhan dapat terpenuhi dan di
sisi lain, Anda juga bisa memiliki tabungan untuk masa depan.
Menghemat uang dapat dilakukan dengan strategi pengelolaan uang yang efektif dan efisien.
Strategi menghemat
uang dapat dilakukan oleh siapa saja, baik yang sudah berumah tangga atau juga
yang masih single.
Eits, tapi jangan sampai salah ya! menghemat uang bukan berarti menjadikan Anda seorang yang pelit. Akan tetapi lebih kepada mengetahui bagaimana mengatur pengeluaran sesuai dengan kondisi finansial Anda.
5 Cara Berhemat Versi Aku, Yuk Terapkan!
Menghemat uang sebenarnya tidak cukup sulit untuk diterapkan jika Anda sudah memahami cara yang tepat.
Dengan menghemat
uang, Anda juga akan memperoleh manfaat yang cukup banyak, diantaranya memiliki
tabungan saat pensiun, memiliki dana darurat, bahkan bisa memenuhi keinginan
Anda.
Dengan berhemat, Anda juga selangkah lebih dekat untuk mencapai kemerdekaan finansial.
Nah, berikut ini 5 cara berhemat versi aku yang mudah sekali diterapkan.
1.Prioritaskan Kualitas Dibanding Kuantitas
Cara menghemat versi aku yang pertama, yakni lebih mengutamakan kualitas sebuah barang dibandingkan dengan kuantitas.
Pasalnya, jika Anda memiliki sebuah barang dengan kualitas yang baik tentu memiliki masa pakai yang lama juga.
Ini tentunya secara otomatis akan
menghemat pengeluaran untuk membeli lagi barang tersebut.
Contoh sederhana, akan lebih baik membeli sepatu dengan harga yang lebih mahal dibandingkan membeli sepatu yang murah namun tidak awet.
Nah, lebih baik membeli satu sepatu dengan harga mahal namun memiliki masa pakai 2 tahun daripada membeli satu sepatu murah namun 2 bulan sudah rusak.
Ini justru akan membuat bocor anggaran pengeluaran karena harus membeli lagi dalam waktu berdekatan.
2. Kurangi Frekuensi Jika Tidak Bisa Diganti
Langkah berhemat berikutnya, yakni dengan mengurangi frekuensi jika sesuatu yang Anda konsumsi atau pakai tidak bisa diganti dengan yang lain.
Ini adalah cara bijak untuk berhemat, karena
tidak mengganti apa yang Anda sukai akan tetapi lebih kepada mengurangi
frekuensinya.
Sebagai contoh, jika Anda setiap hari mengonsumsi kopi starbuck 2 kali sehari dan kopi tersebut tidak bisa digantikan dengan yang lain, maka Anda bisa mengurangi frekuensinya.
Jika biasanya 2 kali maka bisa dialihkan 1 kali
saja. Ini tentu akan lebih menghemat pengeluaran Anda.
3. Utamakan Fungsi Dibanding Gengsi
Cara hemat berikutnya, yakni dengan berpikir lebih rasional dalam membeli barang yang Anda butuhkan.
Jangan sampai
mengutamakan gengsi semata sehingga membuat pengeluaran Anda membengkak hingga
memberatkan Anda. Ada baiknya mengedepankan fungsi dari barang tersebut.
Misalnya saja, jika dihadapkan dengan 2 pilihan yakni membeli tas branded tapi kredit atau membeli tas dengan harga standart namun cash.
Nah, ada baiknya membeli tas standart namun cash daripada tas branded namun dengan beban membayar utang setiap bulan.
Karena pada
dasarnya setiap tas memilki fungsi yang sama untuk menyimpan barang-barang.
4. Kalau Bisa Lebih Terjangkau Kenapa Harus Bayar Lebih
Ini berlaku ketika Anda belanja kebutuhan sehari-hari atau grocery.
Belanja
kebutuhan sehari-hari biasanya memakan anggaran yang cukup besar dibanding yang
lain sehingga hal ini perlu diatasi dengan strategi yang baik pula.
Sebagai contoh, jika membeli minyak goreng pasti akan dihadapkan dengan berbagai merk dengan range harga yang berbeda.
Nah, ada baiknya membeli minyak goreng dengan harga yang terjangkau atau lebih murah, karena minyak goreng digunakan setiap hari untuk memasak.
Hal ini juga bisa diterapkan untuk berbagai kebutuhan pokok lain
seperti sabun mandi, pasta gigi, sabun cuci tangan, detergen dan lain-lain.
5. Catat Pengeluaran
Mencatat pengeluaran merupakan
salah satu strategi mengelola keuangan Anda. Meskipun membutuhkan ketelatenan
akan tetapi ini akan membantu Anda untuk cross
check pengeluaran setiap bulan,apakah membengkak atau stuck.
Dengan mencatat berbagai pengeluaran Anda dapat mengetahui pos-pos mana saja yang membutuhkan anggaran besar dan mana pos-pos yang bisa dipangkas anggarannya.
Ini juga bisa menjadi
bahan evaluasi untuk pengeluaran di bulan berikutnya sehingga pengeluaran
setiap bulan bisa stick on budget.
Cukup mudah diterapkan, bukan? Dengan menghemat, Anda dapat memenuhi kebutuhan dengan baik.
Selain itu Anda juga memiliki tabungan yang diperuntukkan untuk masa depan sehingga ini akan meminimalisir dari berbagai masalah keuangan di kemudian hari. Lebih baik berhemat daripada keuangan tersendat.
Selamat mencoba!

.jpg)
