Step by Step Membuat Dana Pensiun Secara Efektif
Memiliki dana pensiun yang cukup adalah salah satu tujuan keuangan yang penting bagi banyak orang.
Pensiun adalah masa dimana kita tidak lagi bekerja secara aktif dan mengandalkan penghasilan pasif.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mempersiapkan dan mengetahui cara membuat dana pensiun efektif agar dapat hidup dengan tenang di masa tua.
Lantas, bagaimana caranya agar bisa membuat dana pensiun tersebut lebih efektif, simak ulasan ini hingga selesai.
Lakukan 6 Cara Ini untuk Membuat Dana Pensiun Lebih Efektif
Mungkin Anda bingung dan bertanya-tanya, kenapa kita harus menyiapkan dana pensiun?
Dana pensiun sepenuhnya berguna untuk membantu mempersiapkan keuangan ketika sudah memasuki masa pensiun atau tidak lagi bekerja.
Pada masa tersebut, Anda sudah tidak lagi menerima penghasilan seperti saat bekerja. Sehingga satu-satunya penghasilan bersumber dari dana pensiun yang sudah Anda siapkan sebelumnya.
Lantas darimanakah sumber dana pensiun?
Dana ini bagi setiap orang berasal dari sumber berbeda. Jika Anda seorang karyawan perusahaan, maka dana pensiun bisa Anda dapatkan dari DPPK atau DPLK.
Bisa juga bersumber dari BPJS atau investasi mandiri yang Anda lakukan.
Dengan adanya dana pensiun, pastinya ini dapat membantu Anda mengurangi risiko kekurangan dana dan memastikan kebutuhan hidup sehari-hari tetap terpenuhi.
Berkaitan dengan masalah tersebut, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat dana pensiun efektif:
Buatlah rencana keuangan
Buatlah rencana keuangan yang jelas dan realistis untuk mencapai tujuan pensiun Anda.
Hal ini mencakup menentukan berapa banyak yang Anda butuhkan untuk pensiun, berapa banyak yang Anda harus menabung setiap bulan, dan bagaimana Anda akan mencapai tujuan Anda.
Hitung nominal dana pensiun yang Anda butuhkan
Dengan menghitung dana pensiun, Anda dapat mengetahui seberapa besar uang yang harus diinvestasikan untuk mencapai target dana pensiun sesuai harapan.
Perhitungan dana pensiun juga bisa membantu Anda mengevaluasi apakah jumlah tabungan sekarang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup saat pensiun. Atau Anda masih perlu menambah tabungan.
Namun sebelum melakukan perhitungan, apa Anda tahu sebenarnya dana pensiun terdiri dari apa saja?
Dana pensiun terdiri dari empat jenis yakni:
- Dana pensiun pemberi kerja (DPPK), berasal dari perusahaan tempat Anda bekerja.
- Dana pensiun lembaga keuangan (DPLK), program dari bank atau perusahaan asuransi jiwa.
- Jaminan hari tua (JHT), bisa berasal dari BPJS atau Ketenagakerjaan.
- Dana pensiun syariah, dikelola oleh badan hukum sesuai dengan regulasi dan fatwa dari Dewan Syariah Nasional (DSN).
4 jenis dana pensiun inilah yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan kehidupan yang Anda jalani saat ini.
Bijak saat berinvestasi
Investasikan uang Anda dengan bijak agar dapat mencapai tujuan pensiun Anda.
Anda mungkin ingin mempertimbangkan investasi jangka panjang seperti reksadana atau saham.
Ingatlah bahwa investasi selalu memiliki risiko, jadi pastikan melakukan riset dan konsultasi dengan profesional keuangan sebelum membuat keputusan investasi.
Kurangi utang
Kurangi utang secepat mungkin. Dengan mengurangi hutang, Anda akan memiliki lebih banyak uang untuk dapat ditabung sebagai persiapan pensiun.
Konsultasi dengan pakar atau perencana keuangan
Berkonsultasilah dengan profesional keuangan seperti penasihat keuangan atau perencana keuangan untuk membantu membuat rencana pensiun yang efektif.
Mereka dapat membantu Anda memahami pilihan investasi dan strategi keuangan yang tepat untuk mencapai tujuan pensiun Anda.
Lakukan mulai sekarang
Anda harus menabung untuk pensiun mulai sekarang. Semakin cepat memulai, semakin banyak waktu yang Anda miliki untuk membangun dana pensiun yang cukup.
Jika memulai terlambat, Anda mungkin harus menabung lebih banyak untuk mencapai tujuan pensiun tersebut.
Inilah 6 cara yang harus Anda praktikkan agar bisa membuat dana pensiun lebih efektif.
Salah satu poin krusial dalam mempersiapkan dana pensiun adalah menghitung jumlah dana pensiun yang Anda perlukan.
Untuk cara menghitungnya bisa Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
Cara Menghitung Jumlah Dana Pensiun yang dibutuhkan
Untuk menghitung jumlah dana pensiun, Anda perlu mengetahui dan memperkirakan apa yang Anda butuhkan di masa depan nanti.
Tentunya ini selain kebutuhan sehari-sehari. Misalnya, apakah Anda perlu servis mobil, biaya cek kesehatan, biaya listrik dan lain sebagainya.
Anda juga harus membuat target berapa usia Anda saat pensiun nanti.
Setelah mengetahui hal tersebut, mulailah menghitung jumlah dana pensiun yang Anda perlukan dengan menggunakan rumus:
FV = Jumlah pengeluaran tahunan x (1 + persentase inflasi)n
Note: FV (future value) merupakan biaya hidup di masa depan
Misalnya seperti ini: Anda ingin pensiun pada usia 55 tahun. Saat ini usia Anda masih 25 tahun dan perkiraan usia bertahan hidup adalah 75 tahun.
Apabila perkiraan inflasi tahunan sebesar 5% dan biaya hidup perbulan adalah Rp 3 juta, maka total dana pensiun yang Anda perlukan adalah:
FV = 3.000.000 x (1 + 5%)55-25FV = 3.000.000 x (1 + 5%)30FV = 12.965.827
Selanjutnya Anda juga harus menghitung total biaya hidup yang dibutuhkan selama pensiun dengan cara:
Jangka waktu pensiun = perkiraan usia hidup – usia pensiun
= 75 – 55
= 20 tahun
Sehingga total dana pensiun yang Anda butuhkan adalah:
biaya hidup masa depan x 12 bulan x jangka waktu pensiun
Total dana pensiun = 12.965.827 x 12 x 20 = 3.111.798.480
Dari sini bisa ditarik kesimpulan, total dana pensiun yang Anda butuhkan ketika pensiun adalah sekitar Rp3.1 miliar.
So, kapan kita menyiapkan dana pensiun? Sejak dini. Ya, lakukan dan siapkan dana pensiun sejak dini.
Jika Anda saat ini berumur 20an maka saat inilah waktu yang tepat untuk mengumpulkan dana pensiun.
Jangan khawatir dengan gaji Anda yang masih UMR, yang penting segera mulai dan lakukan sekarang.
