Mengenal Sinking Fund: Pengertian dan Bedanya dengan Dana Darurat
Mempunyai dana simpanan sangat penting untuk kebutuhan tertentu. Selain tabungan regular, setiap keluarga perlu mempunyai sinking fund dan dana darurat. Apa perbedaan sinking fund dan dana darurat? Sinking fund adalah dana yang dipisahkan dari cashflow harian rumah tangga untuk kebutuhan tertentu.
Istilah sinking fund mungkin belum familiar bagi sebagian orang. Sedangkan fungsinya bisa membantu untuk mewujudkan impian keluarga. Sinking funds adalah dana simpanan yang penggunaannya sudah direncanakan.
Mengenal Sinking Fund
Apa itu sinking? Dalam Bahasa Inggris istilah ini berarti tenggelam. Dalam ilmu perencanaan keuangan keluarga, sinking artinya simpanan. Sinking fund artinya dana yang sengaja disimpan atau disisihkan secara bertahap untuk mewujudkan impian pribadi atau keluarga.
Contoh sinking fund adalah sejumlah dana yang dikumpulkan untuk berlibur bersama keluarga. misalkan sebuah keluarga mempunyai impian untuk dapat menikmati liburan ke luar negeri. Untuk mewujudkannya tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Jika langsung mengambil dari pendapatan bulanan akan sangat terasa dan mengganggu pemenuhan kebutuhan lain.
Selanjutnya keluarga tersebut membuat rekening atau simpanan untuk menampung uang yang disisihkan setiap menerima pendapatan. Misalnya dari gaji, bonus, hasil investasi atau menjual aset. Cara membuat sinking fund masing-masing keluarga berbeda. Ada yang khusus dari hasil investasi, usaha sampingan atau sengaja menyisihkan pendapatan bulanan.
Karena masing-masing keluarga mempunyai sumber pendapatan dan kebutuhan yang berbeda-beda, maka cara membuat sinking fund pun tidak sama. Dengan sistem bagaimanapun, selama tujuan pengumpulan dana untuk suatu impian, berlibur, mengganti kendaran, pergi beribadah misal naik haji atau umroh, pengumpulan dananya disebut dengan sinking fund.
Arti sinking fund simpanan dana untuk mencapai impian yang sudah ditentukan kapan dan proyeksi dananya. Karena itu persiapannya bisa diatur berapa setiap waktu menyisihkan dan kapan menggunakannya. Jenis sinking funds Indonesian yang bermacam-macam bisa menjadi pilihan tepat bagi keluarga dalam menyiapkan dana khusus tersebut.
Apa Itu Dana Darurat?
Seperti namanya, dana darurat adalah dana yang sengaja dipersiapkan khusus untuk keperluan mendesak atau darurat. Karena darurat, kebutuhan ini tidak ada dalam daftar pengeluaran bulanan. Namun karena jumlahnya bisa sangat besar dan waktunya tidak tentu kapan harus mengeluarkannya, maka sebaiknya menyiapkan dalam jumlah cukup.
Cara menghitung dana darurat dengan mempertimbangkan jumlah pengeluaran bulanan. Sebagai contoh jika dalam sebulan sebuah keluarga membutuhkan biaya 5 juta, maka dana darurat yang disiapkan bisa 6 kalinya. Berapa kali dari pengeluaran bulanan ini tidak ada ketentuan pasti.
Jika bertanya pada ahli perencanaan keuangan keluarga atau membaca referensi, untuk menghitung dana darurat ada yang menyarankan 6 bulan sampai 12 bulan. semakin tidak menentu penghasilan seseorang, maka dana darurat yang perlu disiapkan bertambah besar.
Rumus dana darurat tidak ada ketentuannya. Agar keuangan keluarga aman, bisa menyiapkan lebih banyak. Bagi yang mempunyai pekerjaan dengan penghasilan tidak menentu, seperti pengusaha, freelancer, pedagang dan lainnya, dana darurat sangat penting. Meski pendapatan berkurang, tetap dapat memenuhi kebutuhan keluarga, semua kebutuha tetap terpenuhi.
Perbedaan Sinking Fund dan Dana Darurat
Sama-sama merupakan dana simpanan yang penggunaannya pada waktu mendatang, namun keduanya mempunyai perbedaan yang jelas. Dari tujuan penggunaan sudah sangat berbeda. begitu pula planning untuk menyiapkan dan asal dana yang disisihkan.
Arti sinking adalah tenggelam. Dana tersebut sengaja dianggap tidak ada untuk sementara waktu sampai saat digunakan. Penyediaan dan penggunaan dana ini tidak urgent. Jika memang kondisi finansial tidak sedang baik, tanpa alokasi dana untuk pos ini pun sebuah keluarga atau seseorang tetap dapat hidup nyaman. Namun jika ada, tentu lebih menyenangkan.
Apa itu sinking fund? Ini yang perlu dipahami agar dapat membedakannya dengan dana darurat. Sinking fund bisa diibaratkan sebagai penyediaan dana untuk bersenang-senang atau kebahagiaan pribadi dan keluarga. Jadi bukan sesuatu yang wajib. Banyak jenis sinking fund Indnonesia yang bisa menjadi pilihan seperti tabungan, deposito dan lainnya
Berbeda dengan dana darurat. Keberadaan dan fungsinya sangat penting. Karena itu setiap keluarga harus punya dengan jumlah tertentu. Sifat penggunaan dana ini urgent dan tidak dapat diprediksi kapan waktunya. Sebab itu harus selalu ada. Jika saat ini belum mempunyai, perlu segera menyisihkannya.
Dana darurat akan sangat penting pada saat seseorang kehilangan pekerjaan dan tidak mempunyai penghasilan sama sekali. Kebutuhan rutin seperti makan, listrik, sekolah anak, transport dan lainnya tetap harus terpenuhi.
Karena tidak ada pemasukan, maka satu-satunya cara untuk memenuhi adalah dengan menggunakan dana darurat tersebut. Sebab itu setiap keluarga harus memperhatikan jumlahnya. Banyak referensi yang menyebutkan sebaiknya mempunyai dana darurat minimal 6 kali pengeluaran sebulan.
Ada juga yang menyiapkan sampai 12 kali kebutuhan per bulan. Jika saat ini belum mempunyai dana darurat, sebaiknya segera menyiapkan. Caranya bisa menyisihkan dari pendapatan bulanan atau lainnya. Setelah memahami perbedaan sinking fund dan dana darurat, saatnya untuk menyiapkan keduanya.
